|
|
|
| Wobbegongs10 Agustus 2010 |
| Tamu kami kami yang berkebangsaan Perancis dan Belanda selama penyelaman mereka di Lalosi reef melihat 8 ekor wobbegongs (hiu karpet). Meskipun hiu jenis ini bukan merupakan spesies yang umum, merupakan keberuntungan yang luar biasa bisa melihat begitu banyak wobbegong selama sekali penyelaman berlangsung. |
|
| Perjalanan ke passage16 Juli 2010 |
| Saat melakukan penyelaman pertama dalam perjalanan kami ke Manta point kami menyaksikan lebih dari 10 manta hitam dan putih yang datang ke arah kami dari segala penjuru terkadang datang dalam 4 dan 5 kelompok selama menyelam. Selain mengunjungi tempat pemakaman tradisional Papua dan goa kelelawar, namun pusat perhatiannya adalah passage. Setelah menyelam di goa di awal penyelaman kami temukan banyak nudibranch yang beraneka warna. Seusai itu kami melihat seekor penyu dan seekor hiu black tip yang berukuran panjang 1,5 meter berenang mengikuti kami selama beberapa menit. Penyelaman kami yang tak terlupakan berakhir dengan sebuah kejutan dimana seekor eagle ray memecahkan keheningan di dasar laut. |
|
| Kunjungan ke Manta point di Arborek15 Juli 2010 |
| Perjalanan menyelam pertama adalah ke Manta Point. Empat ekor manta (hitam dan putih) turut menyambut tamu-tamu kami diseharian penyelaman kami. Pada penyelaman kedua kami melihat 3 ekor hiu wobbegong ukuran besar dari jarak dekat di Lalosi reef. |
|
| Sargassum frogfish di housereef1 Juli 2010 |
| Arus telah menyeret rumput laut kecil dan besar hingga mencapai housereef kami. Inilah yang menyebabkan sehingga kami bisa menemukan sargassum frogfish (Histrio histrio) yang berkeliling di atas permukaan rumput laut. |
|
| Kakatua Raja di pulau26 Juni 2010 |
| Buah ketapang telah matang di atas pohon-pohon besar yang ada di pulau. Sekarang pohon-pohon ini telah menjadi kerajaan bagi kakatua mulai dari pagi subuh hingga senja di sore hari. Pemandangan luar biasa semacam ini tidak pernah terdapat di tempat lain. |
|
| Dugong lagi20 Juni 2010 |
| Ketika itu awak kapal kami sedang mengembalikan kapal di bagian pelayanan mereka bertemu dengan 2 ekor dugong. Induk dugong serta anaknya sedang berenang menuju rumput laut untuk makan malam. |
|
| Raksasa dan Pygmie19 Juni 2010 |
| Sekawanan barakuda menyambut kami di awal penyelaman kami. Mereka pasti terdiri dari sekitar 20 ekor, bahkan yang terkecil sekalipun besarnya lebih dari 1 meter. Kemudian beberapa ekor ikan tuna besar muncul mengikuti arus. Kami sangat senang untuk mencari pigmy di gorgonia. Kami menemukan seekor Hippocampus denise berwarna merah muda pertama kalinya dan dua ekor Hippocampus bargibanti pada gorgonia kedua. Makhluk kecil ini telah membuat hari kami menjadi sangat spesial! |
|
| Ghost pipe fish di Goa Kecil18 Juni 2010 |
| Tim selam kami menemukan seekor ghost pipe fish berwarna putih di awal penyelaman kami. Kami belum pernah melihat spesies jenis in di Raja Ampat sebelumnya. Sesaat kemudian terlihat seekor gurita yang sedang bersembunyi disertai beberapa ekor udang yang sedang menari di sepanjang reef. Kami juga menemukan paling sedikit 8 nudibranch selama penyelaman kami. Yang paling menarik adalah seekor spesies dari keluarga Chromodorididae. |
|
| Batu Hitam13 Juni 2010 |
| Batu hitam adalah merupakan salah satu di antara tempat penyelaman makro yang kami sukai. Selain tod fish dan wobbegong besar yang menakjubkan kami juga berhasil mengenali 13 spesies nudribranch. Ambil contoh beberapa spesies terbaik: Chromodoris coi, Chromodoris kunei, Glossodoris cruenta, Jorunna funebris and Phyllidia ocellata sungguh telah membuat penyelaman kami menjadi menyenangkan. |
|
| Cagar Alam Ayofi11 Juni 2010 |
| Seorang dive manager kami yang baru telah melakukan penyelaman di aderah cagar alam ayofi untuk pertama kalinya. Ayofi seperti biasa selalu merupakan yang terbaik. Pertama seekor eagle ray melayang di atas kami, kemudian kami bertemu lagi dengan beberapa ekor bumphead yang besar yang panjangnya lebih dari satu meter panjangnya. Kami juga menemukan wobbegong yang panjangya lebih dari 3 meter dengan dua udang kecil yang sedang membersihkan belakangnya. Kami juga mencari pygmi pada gorgonia pada kedalaman 30 meter, tapi sayang kami tidak menemukannya. Salah seorang pemandu selam kami menemukan nudibranch berwarna hitam. Kami belum pernah melihat spesies seperti ini sebelumnya dan bahkan kami tidak dapat menemukannya pada daftar indeks nudibranch. |
|
| Dokri lagi8 Juni 2010 |
| Kami melakukan check dive tanpa tamu di pulau Dokri hari ini. Disana seperti biasanya masih terdapat ikan barakuda dan tuna. Bahkan kehadiran ikan hiu dengan panjang 2 meter dari laut biru tidaklah mengangetkan. Hal yang mengangetkan sebenarnya adalah penemuan 2 ekor Denise pigmy seahorse berwarna merah muda (Hippocampus denise) saat melakukan pencarian gorgonia. |
|
| Trip ke Passage1 Juni 2010 |
| Perjalanan ini diatur bersama dengan tamu Jerman kami, dan juga sudah termasuk beberapa program tambahan. Grup kami dimulai dengan melakukan snorkel singkat di Hidden bay di pulau Gam. Kemudian kami melanjutkan penyelaman pada selat sempit di Passage yang terletak antara pulau Gam dan Waigeo. Pertama-tama kami mengeksplorasi goa-goa di bawah air, selanjutnya kami mulai mencari nudibranch. Kami temukan lebih dari 25 spesies selama 90 menit penyelaman. Kami juga berhasil mengenali spesies yang belum dikenal dan juga seekor Chromodoris fidelis. Selesai makan siang di samping sebuah air terjun kecil kami lanjutkan dengan melihat pulau-pulau yang berbentuk jamur yang indah, tempat pemakaman tradisional dan juga goa kelelawar. Dalam perjalanan pulang kami menyelam di Chicken reef tempat dimana kami menemukan seekor bargibanti, walking shark, 2 penyu, white tip reef shark, fan tale sting ray yang besar, wobbegong yang mempesona,beberapa ekor crocodile fish kecil, Thacacera berwarna oranye dan seekor Glossodoris stellata dari keluarga nudibranch. Bukankah hal tersebut kedengaran bagus? |
|
| Burung Tern di Pulau Dua30 Mei 2010 |
| Perjalanan keliling Pulau Dua kami lakukan disela-sela 2 kali penyelaman yang mengasyikan. Dan kami temukan tempat bersarang 3 jenis burung Tern di salah satu pulau tandus tersebut. Burung Bridled Tern (Sterna anaethetus) bersarang ditengah-tengah kerumunan. Ada juga spesies jenis Crested Turn (Sterna Bergii) dan juga Black-naped Tern (Sterna sumatrana). |
|
| Cenderawasih29 Mei 2010 |
| Bersama dengan seorang tamu kami berkebangsaan Swedia kami menyusuri pulau Batanta di tengah malam hanya untuk mencari Burung Cenderawasih. Kami mencapai bagian lain pulau tersebut dengan menggunakan perahu motor kami, dan setelah satu jam berjalan kaki akhirnya kami tiba di puncak saat matahari terbit. Inilah tempat dimana burung terindah di planet ini sedang menunggu kami, yaitu Wilson s Bird of Paradise. Kami sangat kagum pada burung tersebut selama 2 jam sambil mengambil gambar dan juga membuat video. Jarak antara tamu kami dan burung tersebut paling banyak sekitar 4-5 meter. Dalam perjalan menuruni gunung kami juga bertemu dengan burung endemik Raja Ampat, yaiut Red Bird of Paradise. Perjalanan berikutnya kami lanjutkan ke pulau Salawati di siang harinya untuk meneliti King Bird of Paradise. Kami tidak berhasil melihat jantan yang berbulu warna-warni tesebut, tapi kami berhasil mengamati sang betina sedang memberi makan anaknya yang terbang dekat sarangya. |
|
| Manta28 Mei 2010 |
| Manta telah menghilang 3 minggu lalu dari manta point rahasia di dive center kami. Terkadang hanya beberapa ekor saja yang muncul. Oleh karenanya kami membawa para tamu kami di Manta Point yang terkenal di Arborek. Pada selaman pertama 7 ekor manta menghibur tim kami dengan pertunjukan hebat mereka. Ada 3 ekor berwarna hitam, dan salah satu dari mereka berukuran panjang 5 meter! Manta yang berekor buntung juga ada disini yang sering kami lihat selama 4 tahun terakhir. Penglihatan sangat buruk selama penyelaman kedua, namun7 ekor manta beratraksi pada saat itu. Si hitam hanya diwakili oleh 2 ekor yang masih muda. Saat menunggu kami temui seekor filefish (Rudarius minutus) yang menarik. |
|
| Frogfish di Pulau Wai27 Mei 2010 |
| Tim kami menyelam di bangkai pesawat P47 (Thunderbolt), di dekat pulau Wai. Pada permulaan selam seekor frogfish warna biru kecoklatan muncul pada kedalaman 14 meter, dan ditemukan oleh Rainer, seorang tamu Jerman kami. Berikutnya kamu temukan lagi 2 ekor kuda laut jenis Denis (Hippocampus denise) warna merah tepat pada ekor mesin tersebut. |
|
| Penyelaman di Pulau Urun26 Mei 2010 |
| Kami menyelam di bagian luar lengkungan Pulau Urun bersama tamu kami. Kami sangat terkejut dengan penglihatan hanya 15 meter yang mana sangat buruk dari yang diharapkan. Namun hal ini tidak merusak minat para tim kami. Pertama kami temukan 2 ekor kuda laut kerdil (hippocampus bargibanti). Dan seekor manta raksasa melayang di atas kami pada saat bersamaan melawan arus. Pada posisi sedikit lebih naik seekor wobbegong ukuran 2 meter sedang menunggu kami, kami juga bertemu dengan 2 ekor penyu (tak satupun dari mereka yang terbangun karena kedatangan kami). Kami juga melihat seekor hiu jenis white tip shark berukuran panjang satu setengah meter. Dan kami merasa puas dalam satu kali menyelam. |
|
| Cenderawasih23 Mei 2010 |
| Kami melakukan tur kecil-kecilan di pulau Batanta pada saat subuh, hanya untuk mencari tempat pengamatan baru cenderawasih. Kami temukan Red Bird of Paradise setelah 20 menit perjalanan dengan kapal dan satu setengah jam jalan kaki yang mudah dari resort kami. Kami berhasil mengamati paling sedikit 4 ekor cenderawasih pada dedaunan pohon tinggi. |
|
| Adanya penyelaman yang kurang berkenan19 Mei 2010 |
| Ada sedikit dangkalan kosong yang diakibatkan oleh arus beratus-ratus meter dari house reef di depan rumah tamu kami. Kami telah berkeliling bagian luar tempat ini. Walaupun tempatnya merupakan tempat ikan mengingat akan posisinya, tetapi tempat tersebut tidak menunjukan adanya kesamaan seperti halnya Dokri yang sekarang ini lebih baik. Namun diakui bahwa akhirnya kami temukan juga 2 ekor penyu dan juga 2 ekor kuda laut kerdil (Hippocampus bargibanti). Tambja morose dalah jenis yang terindah dari semua jenis nudi. |
|
| Seharian nudibranch17 Mei 2010 |
| Penyelaman baru pada batu hitam (Kampung Baru - Batu Hitam). Kami temukan 10 nudibranch secara bersamaan. Chelidonura varians, Sebadoris nubilosa, Chromodoris leoparda, Chromodoris tritos, Chromodoris coi adalah yang paling terbagus di daerah tersebut. |
|
| Walking shark di house reef9 Mei 2010 |
| Tamu-tamu kami senang bersnorkel di hari terakhir atau waktu diantara dua kali menyelam biasanya. Tamu Hungaria kami melihat walking shark berjarak kira-kira 20 meter jauhnya dari dive center. Mereka bisa diikuti, diamati berjam-jam. Dan berakhir setelah mengambil gambar. |
|
| Dokri4 Mei 2010 |
| Dokri selalu menjadi salah satu lokasi selam favorit untuk Ikan Besar. Hari ini bahkan lebih spesial lagi. Awalnya kami melihat seekor reef shark yang panjangnya 2 meter dan diikuti oleh seekor eagle ray. Selanjutnya muncul black tip reef shark lagi. Satunya yang besar bisa seukuran manusia. Bumphead parrot fish yang panjangnya satu meter terlihat mengkiuti kita, dua dari mereka menjadi teman selam kami. |
|
| Ulang tahun Waisai3 Mei 2010 |
| Festival seminggu lamanya dalam rangaka ulang tahun Kabupaten Raja Ampat dimulai hari ini, Pada acara tersebut kami juga turut hadir. Dalam perjalanan ke Waisai kami berpapasan dengan sekelompok pilot whales dan lumba-lumba yang berjumlah 50-100 ekor berenang di depan speed boat kami. |
|
| Sperm whale muncul lagi1 Mei 2010 |
| Ketika pulang dari Sorong untuk perjalanan belanja dan pada jarak kira-kira 20 meter dari kapal kami dua ekor sperm whale yang panjangnya 15-16 meluncur mengikuti ombak. Mereka bahkan tidak mempedulikan kami. |
|
| Duyung di bagian daerah pelayanan30 April 2010 |
| Datangnya laut pasang disertai dengan bulan purnama telah mengundang duyung untuk mencari makan di sekitar house reef kami. Suara duyung tersebut bisa terdengar di tengah malam. |
|
| Tamu khusus kami, sperm whales28 April 2010 |
| Tim selam kami sedang bersiap-siap untuk menyelam tiba-tiba seekor sperm whale kelihatan pada jarak 200 meter di depan bungalow. Mereka memuncratkan udara, bermain, kemudian bergerak menuju arah Timur. Di kejauhan kami hanya bisa melihat salah satu dari merek melompat ke udara. |
|
| Taman karang juga bisa membahayakan26 April 2010 |
| Sting rays, anak hiu serta gurita seringkali muncul di bawah bungalow dan restoran. Kita juga dapat melihat ikan karang besar berkeliaran dan ular laut sesekali muncul di bawah dan di sekitar bungalo jadi kita mesti berhati-hati kalau ingin turun ke laut. |
|
| Hiu berwarna kuning kecoklatan di bawah jetty 24 April 2010 |
| Seekor hiu yang berwarna kuning kecoklatan dengan panjang 1,5m mengunjungi housereef kami lagi. Dia berputar-putar di bawah jetty beberapa saat dan terus-menerus diikuti oleh hiu black tip dengan panjang setengah meter. |
|
| Reef karang baru 23 April 2010 |
| Kami telah menyelam pada sebuah reef baru di laut terbuka bersama dengan tamu Jerman kami. Laut yang jernih disekitar reef merupakan rumah bagi karang-karang yang belum terjamah, kelompok ikan dari berbagai jenis dan tentu saja nudi juga. Di akhir penyelaman kami terhenti pada perhentian yang aman ketika dua ekor manta ray yang berukuran 5m berenang mengelilingi kami. Kami mengenali mereka, berdasarkan pola putih yang terdapat pada sayap, sama seperti manta yang kami temukan pada awal minggu di Pulau Dua. Penyelaman pada siang hari telah membawa beberapa pengalaman baru yang luar biasa pada saat menyelam pada tempat selam baru, yang bernama Tapor Ingkassiow. |
|
| Burung Brown boobies ada disini21 April 2010 |
| Setelah redanya badai guntur beberapa ekor burung brown boobies terlihat mengunjungi daerah ini selama dua hari. Burung-burung ini memburu ikan dengan cara menukik ke dalam air untuk menangkap mangsa mereka yang ada di bawah air dan mereka merupakan pengunjung langka daerah ini. |
|
| Menyelam di Wai Wall20 April 2010 |
| Tamu-tamu kami yang berkebangsaan Jerman menyukai penyelaman klasik pada dinding saat kami membawa mereka pada daerah pintu masuk goa pada kedalaman 30m. Dalam perjalanan selam kami diikuti oleh sekelompok lumba-lumba tangguh yang berenang mengikuti speedboat kami. Selama penyelaman kemi bertemu wobeggong, hiu jenis black tip, penyu dan sembilan jenis nudi. Dalam perjalanan pulang kami mampir untuk melihat manta ray. Para tamu kami bersnorkel dengan 30-40 ekor manta (benar bahwa manta datang untuk melihat kami bukan sebaliknya) dan kami juga berkesempatan untuk menyelam pada lokasi pembersihan pada kedalaman 12m. |
|
| Pusat Informasi Pariwisata dibuka di Bali15 April 2010 |
| Bupati Raja Ampat (Drs. Marcus wanma) meyakini bahwa masa depan daerah ini berada pada eko turisme. Hal ini diakuinya ketika membuka Pusat Informasi Raja Ampat di pulau Bali (Sanur, Denpasar, Jalan By Pas Ngurah Rai No.88/B). Dimana semua orang yang tertarik pada daerah ini bisa mendapatkan informasi lengkap mengenai diving center serta aktifitas lainnya di daerah tersebut. |
|
| Pertunjukan Bayi Hiu30 Maret 2010 |
| Tim kami sangat menikmati menyelam bersama bayi hiu jenis white and black tip reef shark yang lincah dan ingin tahu di lokasi selam Paradise. |
|
| Ikan mandarin yang berbintik26 Maret 2010 |
| Sejenis ikan baru yang langka telah ditemukan di daerah sekitar resort. Ikan jenis patchy tangerine fish ini (Spotted mandarinfish=Gambar dragonet) hanya dapat ditemukan di Filipina dan beberapa pulau-pulau di Indonesia menurut kepustakaan. Ikan-ikan yang indah ini tidak sama dengan saudara mereka yang adalah pemalu. Mereka sangat mudah untuk diamati dan diambil gambar. Gambar-gambar terbaru sudah ditambahkan ke dalam galeri foto kami. |
|
| Dugong lagi 21 Maret 2010 |
| Di pagi hari seekor duyung telah mengunjungi tamu pasangan Austria kami (pada rumah tamu nomor 2). Duyung tersebut terlihat sedang menyantap rumput laut untuk sarapan paginya tepat di depan teras rumah tamu, Sabine dan Rene berkesempatan membuat video dan foto akan duyung tersebut. |
|
| Mengunjungi Pulau Burung Rangkong 18 Maret 2010 |
| Ada sebuah pulau kecil tepatnya disamping pulau Batanta, yang berjarak beberapa kilometer dari Resort. Biasanya di senja hari pulau ini dipadati oleh burung Rangkong Papua, dikarenakan mereka merasa aman bila bermalam disana. Terkadang 60-70 ekor burung tersebut berkumpul di daerah itu, dan mereka memamerkan kepada para pengunjung sebuah atraksi udara yang luar biasa ketika grup peminat mereka berkunjung. |
|
| Manta masih ada disini!14 Maret 2010 |
| Salah seorang tamu kami telah menyelam di Manta Point yang terdekat dengan Resort. Dalam penyelaman terakhirnya dia berkesempatan menyelam dengan lebih dari 50 ekor manta, setelah itu dia juga snorkel bersama dengan manta dari atas permukaan laut. Makhluk-makhluk tersebut terlihat sangat berdesak-desakan, sehingga pemandangan seperti ini sangat jarang dilihat. |
|
| Duyung di depan rumah tamu!2 Maret 2010 |
| Di suatu pagi buta seekor duyung terlihat sedang menyantap makan pagi tepat di depan salah satu house reef rumah tamu. Kami berhasil membuat rekamanan tentang duyung tersebut tepat dari atas teras rumah tamu |
|
| 54 jenis nudibranch selama 2 minggu20 Februari 2010 |
| Seorang tamu Jerman kami, yang berasal dari kota Munich, benar - benar sangat tertarik dengan nudribranch yang ada di Raja Ampat dan dalam kurun waktu 2 minggu dia telah berhasil mengambil gambar 54 spesies nudibranch selama menginap di tempat kami. Tambahan pula, dia juga telah berkali - kali menyelam dan snorkel dengan begitu banyak manta. |
|
| Ghost pipefish di daerah sekitarnya.15 Februari 2010 |
| Seorang tamu Jerman kami sangat beruntung di saat melakukan melakukan muck dive di lokasi selam yang dekat dengan resort yaitu Kampung Baru Bay dan Kampung Baru Corner. Di lokasi pertama, kami temukan 5 ekor ghost pipe fish. Pengambilan gambar berhasil dilakukan dengan baik, karena saat itu tidak ada arus. dan pada lokasi lain, kami berhasil menemukan seekor Hippocampus Pontohi yang belum pernah ditemukan disana sebelumnya. Di lokasi ini kami juga banyak mengambil gambar-gambar yang menarik. |
|
| Mandarine lagi9 Februari 2010 |
| "Salah seorang tamu Indonesia kami menemukan beberapa ekor ikan Mandarine di sekitar lokasi house reef rumah tamu. sejak pemunculan beberapa ekor spesies ikan di bagian Timur Laut dari pulau, dapat dikatakan sekarang bahwa ikan ""matahari terbenam"" yang unik ini dapat dilihat hampir di setiap tempat pada house reef disekitar resort kami." |
|
| Penyelaman di Wai Wall1 Februari 2010 |
| Kami melakukan penyelaman gabungan dengan para tamu kami ke sebuah dive point di dekat pulau Wai yang letaknya di depan resort. Walaupun daerah itu bukanlah lokasi selam untuk manta, namun rombongan kami disambut oleh 5 ekor manta yang besar. Setelah itu muncul beberapa ekor hiu putih dan juga jenis black tip shark. Hiu-hiu tersebut dibuntuti oleh 18 ekor bumphead parrotfish besar berukuran 1 meter (kebanyakan dari mereka berbaur dengan napoleon fish). Seusai menyelam, rombongan kembali menghabiskan tiga puluh menit sisa dengan snorkel bersama 20 ekor manta. Rupanya semua orang pada senang dengan penyelaman yang mereka lakukan…. |
|
| Duyung yang sedang bermesraan29 Januari 2010 |
| Dalam perjalanan ke Sorong, kami menemukan 2 ekor duyung muncul di permukaan di sebelah utara teluk Batanta. Ketika kami semakin mendekati mereka kami sadar bahwa mereka sedang melakukan kawin-kawinan. Semoga populasi duyung akan terus bertambah. |
|
| Mola mola di Raja Ampat16 Januari 2010 |
| Di dekat pelabuhan Sorong , seorang nelayan setempat menemukan seekor ikan mola-mola. Anak ikan mola-mola tersebut hanyalah berukuran 70 cm. Spesies langka ini baru pertama kali ditemukan di Raja Ampat. |
|
| Bertemu ikan Paus lagi15 Januari 2010 |
| Dalam perjalanan selam bersama 3 orang tamu kami yang berkebangsaan Rumania ke Pulau Urun, sebuah lokasi selam yang berjarak 15 menit dari resort, kami berkesempatan melihat seekor ikan paus. Ikan paus tersebut menempuh perjalanan dari Timur ke Barat dan naik ke permukaan sebanyak 3 kali. |
|
| Manta lagi5 Januari 2010 |
| Pada Manta Point di sekitar PapuaParadise EcoResort, masih bisa ditemukan lebih dari 50 ekor pari. |
|
| Manta datang lagi!10 Desember 2009 |
| Di sekitar resort dapat ditemukan 2 manta point. Salah satu dari mereka, ada yang berukuran 4-5 meter lebar (termasuk yang hitam juga) bisa ditemukan disana. Pari-pari tersebut mengunjungi lokasi terdekat lainnya terkadang hanya selama beberapa minggu tetapi pada waktu itu - seperti di bulan Desember - dalam jumlah yang besar. Di bulan Januari ini kita bisa snorkel di tengah-tengah hampir 50 ekor pari. Kami berharap tamu-tamu kami bisa mengalami hal yang sama. |
|
| Kunjungan Bupati13 Nopember 2009 |
| Meskipun, kami telah mengatur kunjungan dari pemerintah setempat berbulan-bulan lamanya, sepertinya hal tersebut tidak akan pernah terselenggara pada tahun ini. Namun, suatu ketika, sebuah kapal yang penuh dengan rombongan tiba di resort kami untuk memberitahukan kami bahwa Bupati akan datang berkunjung. Merupakan suatu kejutan dan kami hanya memiliki waktu 2 jam untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Orang nomor satu di Raja Ampat, Dr. Marcus Wanma beserta istrinya tiba dengan tiga buah kapal besar. Ada sekitar empat puluh orang yang turut bersamanya (anggota keluarga dan para pegawainya) pada upacara pembukaan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga turut hadir. Pengguntingan pita yang terbuat dari bunga dilakukan oleh istri Bupati dan diikuti dengan kunjungan ke seluruh resort mulai dari bungalow hingga rumah karyawan. Upacara pembukaan kemudian diikuti dengan sajian santap siang bersama. Bupati hanya menghabiskan dua jam di tempat kami tetapi bagi kami hal tersebut sangatlah berarti karena beliau telah membatalkan acara di ibukota hanya demi maksud mengunjungi tempat kami. Seluruh tamu yang hadir sudah tentu merasa puas dengan segala sesuatu yang sudah disiapkan. Dalam beberapa percakapan yang dilakukan bersama Bupati, dia secara berulang kali berkomitmen tentang pentingnya pariwisata dan konservasi alam. |
|
| Pertemuan dengan seekor ghost pipefish06 Nopember 2009 |
| Dalam minggu pertama di bulan November, kami dikunjungi oleh teman-teman kami yang pernah menyelam bersama di beberapa situs selam di dunia. Itulah sebabnya kami benar-benar gembira dengan tur ke Passage, karena grup kami menemukan seekor makhluk yang terlangka di kawasan tersebut, yaitu seekor ghost pipefish (Solenostomus paradoxus). |
|
| Rumah hiu21 Oktober 2009 |
| Kami sedang mencari-cari lokasi selam yang baru ketika kami menemukan sebuah rumah hiu. Hiu jenis black tips tersebut sedang tertidur pulas di atas pasir. |
|
| Penyu yang lagi bermesraan20 Oktober 2009 |
| Dalam perjalanan snorkel kami secara tidak sengaja bertemu dengan sepasang penyu yang sedang kawin. Kami berkesempatan untuk melihat dari dekat bagaimana sepasang penyu tadi melakukan upacara perkawinan dan sempat kami abadikan dengan membuat video singkat. Sebelumnya kami belum pernah berkesempatan melihat momen seperti demikian meskipun kami sudah puluhan tahun menyelam. |
|
| Pygmy seahorse jenis lain3 Oktober 2009 |
| Pada lokasi selam didekat resort, kami telah menemukan pygmy seahorse jenis lain, yaitu jenis Hippocampus pontohi yang berwarna hitam (pada punggungnya terdapat garis kuning dan pada wajahnya terdapat bintik merah). |
|
| Perjalanan bersama pilot whales2 Oktober 2009 |
| Tamu perdana kami cukup beruntung karena telah bertemu dengan pilot whales dalam perjalanan menuju Passage. |
|
| Tamu perdana kami tiba pada 26 September 2009 |
| Tamu resort yang tiba pertama kali bernama Jim berasal dari Amerika Serikat Jim menyelam selama 5 kali sehari di daerah coral reef di sekitar lokasi. |
|
| Duyung lagi!!! 17 September 2009 |
| Pada bagian i rumah tamu kita bisa mengamati duyung sedang sarapan di house reef tepatnya di depan bungalow nomor 10. |
|
| Biawak Salawati22 Agustus 2009 |
| Seekor biawak dengan panjang 2,5 meter mengunjungi dapur darurat kami pada suatu hari. Kami sadar bahwa inilah biawak yang paling besar di bumi, yang dikenal dengan nama biawak Salawati, yang tinggal bersebelahan pulau dengan kami tetapi, kami tidak menyadari bahwa mereka juga tinggal di pulau kami, benar-benar mengherankan! |
|
| Pygmy-seahorses di house reef19 Agustus 2009 |
| Ketika kami sedang menyelam di house reef, kami temukan dua ekor pygmy seahorse, satu berwarna kuning and satunya lagi berwarna putih. Kedua-duanya hanya berjarak satu meter jauhnya dan warnanya sesuai dengan gorgonia dimana mereka tinggal. |
|
| Di daerah konservasi17 Agustus 2009 |
| Kami mendapat ijin untuk menyelam pada daerah konservasi yang berjarak 10 km jauhnya dari Birie. Sebuah tempat yang menakjubkan karena bisa menyelam dengan semua makhluk yang beraneka warna dan dari segala ukuran. Kami menemukan empat jenis penyu yang berbeda dan menemukan nudibranchia jenis baru(siput laut) yang belum pernah kami ketahui sebelumnya. Benar-benar suatu pengalaman yang luar biasa bagi penggemar nudi seperti kami. |
|
| Tawny nurse shark6 Juli 2009 |
| Kami berusaha untuk mengenlai hiu yang difoto dari salah satu teras rumah tamu kami. Hiu tersebut berasal dari jenis Tawny nurse shark (Nebirius ferrugineus). |
|
| Sekelompok penggangu16 Juni 2009 |
| Sewaktu kami sedang membangun jetty di bagian rumah tamu di pulau kami sadar bahwa di bawah air terlihat tiga belas ekor hiu Black- tip shark |
|
| Wilson s Bird of Paradise13 Juni 2009 |
| Perjalanan pertama kami untuk memantau burung telah menuntun kami kepada sebuah burung yang paling terindah di muka bumi ini, saya benar-benar yakin. Kami harus bangun pagi dan sambil memandang matahari terbit dari atas gunung. Kami harus bersembunyi dibalik tempat persembunyian yang terbuat dari daun selama satu jam, tetapi pengalaman yang berharga selalu terkenang seumur hidup. Dua ekor belah rotan jantan dan tiga betina melantunkan nyanyian, berbenah tempat mereka, bergaya dan bermain-main hanya kira-kira berjarak tiga meter dari tempat kami. Mereka bahkan tidak mengenali kami. |
|
| Paman dengan panjang 2 meter21 Mei 2009 |
| Kami sedang mengerjakan atap rumah untuk rumah tamu yang kelima ketika seekor hiu jenis black tip shark memasuki tempat pencarian makan pada house reef. Belum pernah kami melihat hiu jenis black tip shark sebesar ini di perairan dangkal, yang airnya sebatas lutut pada rumah tamu sebelumnya. |
|
| 5 ekor kakatua raja21 Mei 2009 |
| Lima ekor Kakatua Raja (Palm Cockatoo) yang manis sedang menyantap buah di atas pohon dekat dapur kami pagi tadi.Menyenangkan sekali bisa melihat mereka dalam jumlah banyak secara bersamaan. |
|
| Hiu anak di sisi rumah tamu di pulau15 Mei 2009 |
| Hiu jenis black tip shark dengan panjang sekitar 80 cm sedang berburu di rumah tamu keempat pada siang hari. |
|
| Duyung di malam hari5 Mei 2009 |
| Pada larut malam beberapa ekor duyung bermunculan di bagian tempat pelayanan pada house reef . Hari saat itu begitu gelap sehingga kami tidak sempat untuk melihat dari dekat, tapi sempat kami dengar suara mereka tiap kali mereka naik ke permukaan. |
|
| Buah yang matang 4 Mei 2009 |
| Buah kesukaan Kakatua Raja kini sudah mulai musim. Setiap harinya mulai dari matahari terbit sampai masuknya tidak ada sedikit waktu pun yang terlewatkan tanpa mendengar suara mereka yang seakan-akan memecah suasana di sekitar resort. Senang sekali bila tiap paginya terbangun dengan suara mereka. |
|
| Lumba-Lumba di house reef2 Mei 2009 |
| 4 ekor keluarga lumba-lumba pagi tadi telah mampir di rumah tamu yang terlihat begitu bagus dan rapih di Raja Ampat. |
|
| Speed boat telah kami pesan29 April 2009 |
| Setelah melewati 3 hari negosiasi, akhirnya kami berhasil memesan speed boat dari Bali. Dua speedboat kecil dengan ruang yang nyaman dapat menampung hingga 8 orang penyelam. Sementara speed boat besar sanggup menampung hingga 16 orang dan sangat nyaman digunakan untuk perjalanan sehari-hari. |
|
| Duyung terlihat oleh pekerja kami13 April 2009 |
| Salah seorang pekerja kami melaporkan telah melihat beberapa ekor duyung pada hari itu, kali ini terlihat pada sisi rumah tamu pada house reef . Mereka menyebutkan bahwa temuan itu tidaklah mengejutkan karena sudah biasa mereka melihatnya pada saat keluar memancing. |
|
| Bangunan rumah tamu pertama selesai!26 Maret 2009 |
| Pembangunan rumah tamu yang pertama telah selesai siang ini. Kedepannya untuk pembangunan rumah tamu berikutnya akan mudah tinggal hanya meniru maha karya yang sudah ada. |
|
| Manta di house reef25 Maret 2009 |
| Di sore hari tiga ekor pari sedang berpatroli di perairan dekat house reef. Yang besar berukuran 4 meter. Mereka begitu terkejut terhadap kami,sehingga kami hanya sempat melihat mereka dari beberapa meter saja saat snorkel. |
|
| Lagi-lagi Paus!21 Maret 2009 |
| Kira-kira 15 menit dari resort kami, di tempat yang sama dimana dulunya kami pernah melihat paus, kembali kami temukan sepasang paus. Keluarga paus tersebut dengan tenang tidur di atas permukaan air . Sang induk panjangnya kira-kira 15 meter dan tidak heran jika si bayi pun lebih kecil lagi. Karena kami tidak ingin mengganggu ketenangan keluarga mereka, kami pun menjauh. Seperti sudah ada janjian, ketika kami bertemu paus pada kali kedua di tempat yang sama. |
|
| Ikan humphead parrotfish20 Maret 2009 |
| Hari ini tujuh belas ekor ikan humphead parrotfish sedang berenang-renang di daerah karang di depan rumah tamu. Mereka pastinya berukuran 1 meter panjangnya dengan gembira mereka berenang mengelilingi daerah tersebut selama hampir setengah jam. Beberapa diantaranya dengan rasa berani berenang tepat di bawah rumah tamu. Menyenangkan sekali dapat melihat mereka begitu dekat dengan pantai. |
|
| Hiu kecil kembali muncul30 Maret 2009 |
| Hari ini di bawah sebuah jetty kecil pada rumah bagian pelayanan terlihat dua ekor hiu black tip shark dengan gembira sedang mencari makan. |
|
| Pemunculan seekor ikan pari raksasa26 Maret 2009 |
| Jetty rumah tamu tampaknya sudah sangat populer dengan para pengunjungnya. Hari ikan pari dengan panjang 4 meter terlihat sedang patroli pada perairan sekitarnya. |
|
| Lumba-Lumba menjadi tamu perdana kami25 Februari 2009 |
| Pekerjaan pembangunan sedang berjalan dan jetty pada sisi rumah tamu secara praktis telah siap digunakan dan siap untuk diperiksa oleh sekelompok lumba-lumba yang berjumlah 30 ekor. |
|
| Walking shark12 Februari 2009 |
| Sore ini pada bagian pelayanan resort kami ditemukan walking shark. |
|
| Hiu20 Januari 2009 |
| Tiga ekor bayi hiu kembali mengunjungi jetty. |
|
| Bayi hiu18 Januari 2009 |
| Pada bagian pelayanan dari resort kami muncul tiga ekor bayi hiu black tip shark yang sudah sering dilihat kembali lagi bermunculan sepanjang hari. Lagi pula, siang ini seekor bamboo shark yang menakutkan kembali juga terlihat. Sepertinya para sahabat bawah laut kami mulai kembali ke habitat lamanya dikarenakan pekerjaan pembangunan pada bagian pelayanan di pulau sudah akan berakhir. Benar-benar kabar yang menggembirakan! |
|
| Pari dimana-mana18 Januari 2009 |
| "Seorang rekan papua kami menceritakan kami bahwa disini ada tempat makan untuk ikan pari. Kami tidak tahu-menahu tentang tempat ini sebelumnya jadi inilah saat untuk eksplorasi! Benar-benar pengalaman yang menakjubkan. Dulunya kami pernah menyelam bersama pari di Maladewa |
|
| Paus sedang tidur17 Januari 2009 |
| "Pada subuh harinya kami berlayar menuju pulau seberang untuk mencari Wilson bird of paradise. Sewaktu kembali kami berpapasan dengan seekor paus dengan panjang 16-17 meter, yang sedang tidur dengan tenang di permukaan laut. Awalnya kami ingin secara diam-diam untuk mendekati sang raksasa tersebut namun sayangnya paus itu langsung pergi. Jelasnya bahwa dia tidak ingin diganggu. Walau demikian dia kemudian muncul berjarak 300 meter jauhnya dari kami dan terus melanjutkan tidurnya. Kali ini kami lebih hati-hati dan berhenti sekitar 5-6 meter jauh dari paus tersebut. Sebagian dari tim kami berhasil merekam gambar raksasa yang sedang tidur tersebut dari kapal |
|
| Wobbegong9 Januari 2009 |
| Beberapa teman kerja kami melihat dua ekor wobbegong tepat di sekitar jetty rumah tamu di pulau. |
|
| Pembangunan terus berlanjut6 Januari 2009 |
| Selama pengerjaan penancapan tiang pendukung utama pada jetty dilakukan kami melihat dua ekor wobbegong sedang berenang-renang disekitarnya dan seekor pari terlihat melompat ke luar air. Kelihatannya kehidupan bawah laut sedang mengawasi proyek kami. |
|
| Proyek pembangunan tahap ke dua6 Januari 2009 |
| "Pengerjaan proyek pembangunan tahap ke dua dimulai pada tanggal 6 januari 2009. Pada tahapan ini kami sedang menyelesaikan pekerjaan pembangunan pada sisi rumah tamu dari resort |
|